BE A GOOD APPA [PART 3]

sebelumnya, thankyou buat yang udah komen (:
sebenernya, part 3 udah diketik separuh- tapi tapi tapi gak tau kenapa laptop error

& ms word gak bisa d buka sama sekali😦 belum sempet di servis juga saking sibuknya liburan ahahaha
jadi author terpaksa ketik ulang di notepad ^^
oke deh selamat baca part 3 nya

PARIS,

“Jess, kau yakin dengan keputusanmu?” Siwon pada akhirnya melakukan hal gila dengan memalsukan passport dan semua identitas Jessica. “Kau harus hati-hati disana, setelah kau sampai di Seoul, akan ada teman Oppa yang menjemputmu” pesan Siwon.
“Oppa-” Jessica memeluk erat tubuh Siwon. “Mianhae, jeongmal Mianhae” Jessica tahu bahwa Siwon akan menanggung semua akibatnya, termasuk Appanya yang pasti akan sangat marah dengan kepergiannya.
“Gwaenchana” Siwon menepuk pelan punggung Jessica mencoba menenangkan adik kesayangannya. “Oppa pasti bisa menghadapi Appa. Tak perlu kuatir. Sekarang masuklah, sebentar lagi pesawat akan berangkat”
“Gomawo Oppa” Jessica melambaikan tangan pada Siwon sebelum akhirnya ia pergi menghilang dibalik pintu masuk.

BUSAN,

Donghae tidak pergi berjualan hari ini -karena ia dengar hari ini akan ada razia kembali-, setelah mengantar Yogeun ke sekolah, ia hanya berkeliling Busan saja.Uang dikantong Donghae benar-benar hanya tersisa sedikit. bahkan untuk membeli makanan untuknya dan Yogeun, tidak mungkin cukup. Donghae bisa saja mengeluh, dulu ia tidak pernah kekurangan seperti ini, makanan sudah disediakan dirumah, keperluan apapun, ia bisa meminta Appanya. Tapi tidak, Donghae sangat bersyukur, ia bisa menghargai uang sekarang. Ia tau betapa sulitnya mencari uang.
“Lee Donghae!” Donghae menoleh cepat saat seseorang memanggil namanya.
“Nugu?” Donghae terlihat ketakutan, barangkali saja orang itu adalah suruhan Appanya.
“Bagaimana jika kita mencari tempat yang lebih nyaman untuk berbicara?”

“Jessica akan kembali ke Korea Selatan?” tanya Donghae sekali lagi. Orang tadi rupanya suruhan Siwon, ia yang akan menjemput Jessica nantinya dan mengantarkannya bertemu Donghae.
“Ne. Siwon berpesan untuk kau menjaganya. Besok ia akan sampai”
“Anni. Aku tak ingin bertemu dengannya” tolak Donghae.
“Wae? Kau membencinya?”
“Ya. Sangat membencinya. Jebal, jangan buat hidupku semakin hancur. Sudah cukup aku menjalani kehidupan ku dengan tenang seperti ini” Donghae melangkah hendak pergi, namun ia berbalik sejenak. “Lebih baik suruh ia kembali ke Paris dan jangan menemuiku. Aku mohon” setelah mengatakan hal itu, Donghae benar-benar pergi.
Tidak ada yang tahu bagaimana Donghae pergi dengan hati yang sakit. Bohong jika ia berkata ia membenci Jessica, apalagi tak ingin bertemu dengannya. Ia butuh Jessica, untuk menemaninya membesarkan Yogeun. Sungguh, rasanya Donghae ingin membawa Jessica kembali padanya. Kalau saja ia tak ingat bagaimana kehidupannya sekarang yang serba kekurangan. Sudah cukup ia yang kesusahan, jangan lagi Jessica. Yeoja itu tak akan bisa hidup senang bersama Donghae.
“Donghae! Kau akan menyesal jika tak menemui Jessica! Ia akan dijodohkan dengan namja lain!” orang suruhan Siwon itu berteriak keras. Tapi Donghae tetap tak menghiraukannya.

SEOUL,

Suho bersembunyi dibalik dinding, mengamati para bodyguard suruhan Appanya yang sudah menunggunya didepan gerbang sekolah. Sudah seminggu ini Jungsoo menyewa bodyguard untuk menjaga Suho agar anak itu tidak berani lagi bertemu dengan Donghae. Suho menyesal, seharusnya ia meminta nomor handphone Donghae atau setidaknya alamat rumah. Ia benar-benar kehilangan kontak dengan hyungnya.
Suho berlari menuju taman belakang sekolahnya diam-diam, agar tak diketahui para bodyguard.
HUP! Suho berhasil memanjat dinding pembatas taman, dan ia melompat ke tanah kosong yang berada dibelakang sekolah. Tapi sial!
“Mau kabur lagi eoh?” seorang namja dengan tag nama “Changmin” yang tertempel di jas hitamnya telah menangkah basah Suho.
“A-anni” elak Suho.
“Lalu kenapa kau melompati dinding?”
“Ehm itu.. itu-” Suho terlihat gugup sekarang. “Aishh sudahlah, sedang apa ahjussi disini?” tanya Suho pada namja yang rupanya adalah suruhan Appanya yang sudah Suho anggap seperti Pamannya sendiri.
“Para bodyguard mengeluh kau sering mencoba kabur. Cepat kau pulang sekarang atau Ahjussi laporkan pada Appamu” ancamnya.
“Jebal ajhussi jangan laporkan pada Appa” bisa gawat jika sampai Jungsoo tau, bisa-bisa pengawasan Suho akan diperketat.
“Berjanjilah kau tidak akan kabur lagi. Jika sekali lagi kau berusaha kabur, Ahjussi bisa pastikan Appamu akan mengeluarkanmu dari sekolah ini dan lebih memilih home school” Suho memandang ngeri pada Changmin. Ia benar-benar tak ingin itu terjadi.

Suho melempar tasnya dengan kesal kesembarang arah. Ia merebahkan tubuhnya diatas kasur. Ia benar-benar akan gila jika terus begini. Bagaimana ia bisa menghubungi Donghae.
Ah- Suho ingat! hanya nama sekolah Yogeun saja yang ia ingat, seharusnya itu bisa menjadi pedoman mencari alamat Donghae! Tapi bagaimana caranya ia mencari? Handphone dan Laptop miliknya bahkan disita oleh Appanya dan satu-satunya harapan adalah menggunakan komputer milik Appanya yang ada dikamar orangtuanya.

BUSAN,

“Appa tidak makan?” tanya Yogeun dengan sambil terus mengunyah makanannya.
Donghae menggeleng. “Appa masih kenyang”
Yogeun hanya mengangguk tanda mengerti.
Donghae hanya bisa membelikan satu porsi makanan untuk Yogeun, dan sekarang, uang miliknya sudah benar benar habis.
Donghae membolak balik brosur yang dipegangnya, brosur bertuliskan SEKOLAH DASAR. Ya, bulan depan, Yogeun sudah harus mendaftar untuk masuk ke SD. Tapi melihat biaya yang begitu tinggi, Donghae hampir saja putus harapan. Tapi ketika ia melihat Yogeun, semangatnya kembali muncul. Apapun akan Donghae lakukan demi masa depan Yogeun, begitulah kata-kata yang selalu ia ucapkan di dalam hatinya.

SEOUL,

Suho dengan keberanian penuh, akhirnya masuk kedalam kamar orangtuanya. Appanya sedang dikantor jam segini, dan Eommanya sedang ke supermarket untuk berbelanja. Meskipun ada kemungkinan ia akan aman, tapi jangan pikir Suho tidak ketakutan. Dilihat dari tangannya yang gemetar saat menekan tombol keyboard komputer, dan mata yang terus melirik ke arah pintu.
“Aishh mengapa tidak ada” keluh Suho, sudah hampir 30 menit ia mencari tapi tak juga menemukan apapun. Mungkin karena sekolah Yogeun yang terlampau sederhana, sehingga tidak mungkin untuk dapat menemukan informasi diinternet.
tap..tap..tap..
Jantung Suho rasanya ingin melompat saat mendengar suara langkah mendekat. Ia benar-benar panik. Dengan cepat ia mematikan komputer secara paksa dan masuk dalam kolong tempat tidur.
Bunyi pintu suara terbuka- Suho dapat melihat seseorang melangkah mendekati lemari pakaian.
“Aku akan pergi besok, jadi tolong kau gantikan aku untuk menjaga butik” ah, rupanya itu Eomma Suho. Ia tampak sedang berbicara di telepon. “Aku pergi ke Busan”
BUSAN? Suho terkejut, eomma nya akan pergi ke Busan? untuk apa? Setau Suho, pekerjaan Eomma hanyalah sebagai desaigner yang memiliki butik sendiri. Ia tidak seperti Appanya yang sibuk dengan perusahaannya, yang setiap bulan akan pergi keluar kota atau bahkan keluar negeri untuk mengurus project.

Tak lama, Suho dapat bernafas lega saat Eommanya melangkah keluar dari kamar. Ia segera keluar dari tempat persembunyiannya dan segera berlari menuju kamarnya.

TBC (: 

RCL please

30 thoughts on “BE A GOOD APPA [PART 3]

  1. Kim min soo

    Sblm nya mian ya saya ndak koment d part 1 n 2 nya.. But, nie ff keren banget… Ayo dilanjut.. Bagaimanakah nasib yogeun dan donghae ? Penasaran bgt… Cpt d lanjut ya😀 hwaiting

    Balas
  2. Ping balik: password ‘be a good appa’ | alwayskpop4ever (All Kpop Fanfiction 2)

  3. namiihae

    Annyeong…. new reader here^^
    ♥baru nemu ni ff crita’a nyentuh dah….
    tu appa hae tega bner ma anak’a ndiri… nyesel psti ntar. -_-

    Di lanjut truz ne crita’a…
    Daebak ↖(^▽^)↗

    Balas
  4. Jung Clara

    Bru tw udh d lnjut..hahhaa…eomma nya donghae mw k busan..mw ktmu ama donghae ya…ah pnsraan..ini pndek bgd..hehhee..yg part 4 udh kluar blm thor???d protect ya???mnta pw nya dong…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s