“I Will Always Love You” FF FREELANCE

 

Title: I Will Always Love You

pizap-com13826880133671

Author: Putri Fairuz

Main Cast:

  • Park Chanyeol
  • Ryu Eunri OC

Genre: AU, Sad, Angst

Lenght: Oneshoot

Rating: T

Disclaimer: Maaf bila ada kesamaan alur harap dimaklumkan, karena saya hanya manusia biasa. FF ini murni dari imajinasiku. Sorry for typos. Don’t copas. Don’t be siders. Please comment. And happy reading ^-^

Summary: Kenapa engkau meninggalkanku? Padahal aku masih ingin bersamamu!

***

Aku duduk terdiam dibangkutaman. Kukenakan blazer hitam, kaos cokelat dan celana hitamku. Duduk menenggelamkan kepala dibawah renungan malam yang indah. Menunggu seseorang yang teramat aku cintai. Tettapi aku pun bingung apa dia masih encintaiku apa tidak?

“Oppa!!” Seseorang menutup mataku dari belakang. Aku tidak terkejut sama sekali, karena aku sudah hafal dengan suara ini. Dia Ryu Eunri, yeojachinguku.

“Eunri-ya! Sudahlah aku tidak ingin bercanda denganmu!” Eunri melepaskan tangannya yang menutupi mataku perlahan. Raut wajahnya yang terlihat bahagia berubah seketika. Eunri segera berjalan mengambil posisi duduk disampingku.

“Apa yang mau oppa bicarakan padaku?” Tanya Eunri.

“Apa kau masih mencintaiku?” Sontak Eunri kaget lalu menolehkankepalanya kearah ku. Terlihat jelas matanya yang sipit membulat kaget saat aku berkata seperti itu.

“Apa yang kau bicarakan oppa?”

“Jawab saja!! Iya atau tidak??” Aku menolehkan kepalaku kearah Eunri. Mata kami bertemu, betapa cantiknya yeojachinguku?!. Aku benar-benar mencintainya dan menyayanginya. Aku tak ingin kau lepas atau pun pergi dari sisiku. Aku benar-benar ingin tinggal disisimu sampai maut memisahkan kita. Tapi kenapa? Kenapa kau buta air mataku menetes? Kenapa kau buat hati ini sakit? Aku benar-benar kecewa padamu! Apa arti kata ‘Aku mencintaimu oppa!’ ‘Aku merindukanmu oppa!’ ‘Aku tak ingin kehilanganmu oppa!”Aku menyayangimu oppa!’ dan lain-lain? Apa itu cuma omong kosong saja? Dulu memang aku percaya kalau kata-katamu itu terucap dari hati bukan mulut saja. Tapi setelah aku tau yang sebenarnya, aku benar-benar tak menyangka bahwa itu hanya omong kosong saja!

“Oppa pa maksudmu?” Tanya Eunri.

“Kau tak perlu berbasa-basi lagi! Aku sudah tau yang sebenarnya!” Alis Eunri bertautan mengisyaratkan bahwaia tak mengerti apa yang aku maksud.

“Lebih baik kita akhiri sampai disini, daripada cinta disalah satu pihak malah jatuhnya bertepuk sebelah tangan. Itu hanya membuat hati disalahsatu pihak sakit apabika hubungan ini dipertahankan. Karena mungkin pihak kedua sudah tak mencintai pihak pertama dan malah berpaling kepihak yang lain. Padahal mereka sudah memutuskan hubungannya jauh sebelum pihak pertama menyatakan perasaannya kepada pihak kedua. Entah ada angin apa sampai-sampai pihak kedua sudah mulai mencintai pihak ketiga dan melupakan pihak pertama yang jelas-jelas pasangannya dan amat menyayanginya sampai saat ini” Tuturku panjang lebar.

Aku bangkit dari tempat dudukku dan hendak berjalan pergi meninggalkan tempat itu. Tapi tangan mungil yang biasa kugenggam kemanamana menahanku. Ya, Eunri menhan tanganku sambil berlinang airmata. Dan tak terasa setitik airmata ku pun jatuh membasahi pipi. Aku benar-benar tak sanggup melepas Eunri dari genggamanku. Hanya dia wanita yang aku cintai dan aku sayangi didunia. Aku benar-benar ingin memeluknya saat ini. Aku tak sanggup meihat Eunri menangis walaupun aku juga menangis.

Eunri aku mohon berhentilah menangis dihadapanku. Aku benar-benar tak sanggup melihat wajah cantikmu bercampur dengan airmata yang sangat aku benci. Kumohon Eunri berhentilah menitikkan airmata. Karena itu akan membuatku tak tega melepaskanmu.

“Oppa apa maksudmu?? Kenapa kau memutuskan hubungan kita? Apa salahku? Bicaralah yang jelas!! Perkataanmu sangat menggantung oppa!” Eunri masih menitikkan airmata sambil mengguncang tangan kiriku.

Ia memandangku dengan tatapan sedih. Airmata masih terus membanjiri matanya, membuatku semakin tak sanggup melepasnya. Chanyeol, kau harus kuat! Eunri yang memulai duluan. Apabila Eunri tak memulainya, pasti kejadian ini tak akan terjadi.

“Maaf Eunri, kita cukup sampai disini! Semoga kau bahagia dengan lelaki pilihanmu! Saranghaeyo!!”

Aku menghadap kearah Eunri, menangkup wajahnya lalu mencium bibirnya lembut. Setetes airmata mengalir kearah kearah pipiku. Aku yakin Eunri pun bisa merasakan airmata yang baru saja turun dari pelupuk mataku. Dan semoga kau juga bisa merasakan kesedihan yang aku alami saat ini. Kesedihan disaat aku harus melepasmu dan kesedihan disaat aku mengetahui bahwa kau mencintai orang lain selain diriku. Aku tak ingin kau ikut merasakan rasa sakit yang telah aku alami, aku hanya ingin kau memahami betapa sakitnya apabila seseorang yang kita cintai mencintai orang lain, bukan dirinya.

Aku melepas tautan bibir kami lalu memandangnya sejenak sebelum ia benar-benar lepas dari genggamanku.

“Itu adalah ciuman terakhirku untukmu. Semogakau bisa melupakanku! Ah tidak, Semoga aku bisa melupakanmu! Terimakasih sudah hadir dalam hidupku. Dan membuat hari-hari ku cerah secerah matahri. Terima kasih! Aku pergi! Semoga kau bahagia dengan pilihanmu!” Aku melepas genggaman Eunri dari tangan kiriku dan pergi meninggalkannya yang sedari tadi berdiam diri layaknya sebuah patung.

END

a/n: Gimana FF nya? Jelekkah? Baguskah? Alurnya gimana? Trus pemilihan katanya gimana? Mohon untuk para readers comment untu memberi masukan oke!! Jangan jadi silent readers.

Yang ingin kenal aku add FB saya: http://facebook.com/jungji.kyung.3

Dan twitternya: http://twitter.com/putrifairuz1 (mention yaa)

Dan wordpressnya: http://putrifairuz.wordpress.com

Khamsahamnida ^-^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s